Seks bukan sekadar aktivitas biologis dan kita lebih dari sekadar mesin atau robot biologis. Seks tidak hanya menyangkut kerja tetapi juga rasa. Sebagai manusia, kita lebih dari sekadar kumpulan mineral dan cairan tubuh. Kita memiliki jiwa - sesuatu yang membentuk diri kita, dengan semua karakter khas kita, kesenangan dan ketidak senangan kita, perasaan dan emosi kita. Inin berarti seks selalu lebih dari sekadar berhubungan seks. Seks adalah sebuah tindakan yang menyatukan dua orang. Saat - saat ketika ' dua menjadi satu'.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Agar bisa dinikmati sepenuhnya, seperti sebagian besar kita menyadarinya, seks harus terjadi dalam konteks hubungan mencintai yang jangka panjang., bertanggung jawab dan permanen. Sebagian besar anak cukup baik memahami ini, meskipun mereka mungkin kesulitan memahami konteks 'jangka panjang'. Lagi pula, mereka adalah anak - anak yang dalam dua menit pertama perjalanan dua jam bermobil biasanya sudah mulai merengek bertanya,"apa kita sudah sampai?" Saat mereka menginjak remaja, dan hormon mereka mulai agresif, mungkin Anda akan mengetahui bahwa pengertian mereka akan hubungan jangka panjang yang bertanggung jawab dengan cepat menyempit dari masa seumur hidupl menjadi tidak lebih dari tiga minggu! Mereka perlu bantuan Anda supaya dapat melihat hubungan mereka dalam konteks jangka panjang, sebelum ada keputusan besar yang dibuat.
Ini berarti tidak baik menunggu sampai adai tornado menghantam dan baru kemudian mencoba menyampiakan pesan menembus badai itu. Mereka mungkin telah disapu oleh dorongan emosinya sehingga tidak lagi dapat mendengar kata - kata bijak Anda. Lebih jauh lagi, bukannya memerhatikan nasihat'bertema'Anda, misalnya tentang hubungan secara umum, mereka justru melihat nasihat itu sebagai serangan pribadi terhadap hubungan mereka saat ini, atau sebuah tanda bahwa Anda tidak memercayai mereka untuk mengambil keputusan sendiri.
Jadi, jauh sebelum mereka terlibat dalam situasi tersebut, mereka perlu pengertian dari Anda bahwa apa yang terlihat baik beberapa saat ke depan mungkin tidak selalu berakhir baik untuk waktu yang lebih lama - semua yang mengilap tidak berarti emas.
Untuk mendapatkan yang terbaik dari seks, misalnya, dua orang harus salaing mencintai dan memercayai satu sama lain sehingga tidak khawatir atau menyalahkan jika seks tidak berlangsungbaik, karena hal itu pasti akan terjadi dari waktu ke waktu. Jangan pernah menjadikan seks sebagai cara untuk memuaskan hasrat diri sendiri. Seks adalah memberi dan menerima. Perlu ada dua orang yang dengan tulus belajar saling memahami satu sama lian dan berusaha menemukan apa yang bisa membuat mereka gembira.
Namun, bukan hanya latihan dan kesabaran yang membuat seks menjadi sangat memuaskan. Seks harus dilakukan dengan orang yang Anda cintai, percayai dan Anda hormati. Seks adalah diri Anda lyang berbagi secara intim dengan orang lain. Dan karena cara berbagi seperti itu membuat Anda rentan ,Anda harus yakin bahwa hal tersebut tidak akan mengambil kesempatan untuk melukai Anda. Itulah mengapa makin dangkal hubungan antara satu pasangan, makin dangkal pula seksnya, tak peduliseberapa baik rasanya saat itu. Sebaliknya, makin dalam hubungan satu pasangan, seks merekapun akan makin penuh makna.
Rasa percaya seperti ini, tentu saja, perlu waktu .... dan komitmen. Saat ditanya siapa menurutnyla kekasih terhebat di Hollywood, seorang bintang menjawab bukan persetubuhan atau teknik seks lyang membuat seorang kekasih menjadi hebat - tetapi kemampuan mereka mencintai satu orang dengan baik selama lebih dari empat puluh tahun. "Semua orang bisa berhubungan seks,"tambahnya. "Anjing pun melakukannya!" Karena itu,, disepanjang sejarah, sebagian besar orang dan budaya mendapati bahwa konteks terbaik dari seks adalah hubungan saling mencintai dalam jangka panjang dan bertanggung jawab.
Meskipun Anda berusaha mengiris dan memotong -motongnya, pada akhirnya, inti dari pembicaraan kita adalah menenai pernikahan.
Suara-suara Misterius
Apa Hubungannya dengan Cinta? Seks dari Segi Emosional dan Relasi
JAMES BOND memasuki ruangan, dengan tenang mencabut pistol Walther PPK andalannya dari sarungnya. Tubuhnya tinggi dan sangat tampan, dengan senyum yang kejam tapi lembut.
Seorang wanita cantik, yang mengenakan gaun malam yang sama dengan lyang dikenakansaat pertama kali Bond melihatnya tadi, berbaring menggoda diatas sprei sutra yang mewah. Ia
menatapnya dengan malu -malu dan mengedipkan bulu matanya yang panjang dan gelap. Setelah menutup pintu Bond meletakkan pistolnya diatas meja.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Halo,"bisiknya, dengan suara yang bisa melelehkan mentega. Bond berjalan mendekat dan tersenyum, kejam tapi lembut.
"Namaku Bond,"katanya, dengan percaya diri."James Bond." Ia mencium wanita itu dengan mesra.
"Bawalah aku ,"desahnya, sambil menggeliat lepas dari pakaiannya . " Oh James, jadilah kejam tapi lembut terhadapku ..."
Kita semua tahu kepalsuan dunia James Bond. Dalam dunia Bond, seks selalu indah dan sama sekali tanpa akibat jangka panjang. Tampaknya tidak ada yang pernah mendengar mengenai
kondom atau AIDS. Wanita yang jatuh ke dalam pelukannya itu tidak pernah mendapat menstruasi, atau sakit kepala, atau suasana hati, dan disetiap filmnyaselalu berganti -ganti.
Ia selalu gagah dan wanitanya selalu cantik. Tidak ada yang merasa letih atau tegang. Bond tidak pernah gagap dalam berbicara, atau gagal beraksi, dan si wanita selalu berulang
kali mendapat orgasme yang hebat dan liar. Mungkin Anda bertanya, apa masalahnya? Lagi pula ini hanya film, dunia khayalan ...
Meski aneh, masalahnya banyak dari kita yang akhirnya benar - benar setengah percaya bahwa itu benar. Kita sepertinya mengharapkan, paling tidak dalam hal seks, kehidupan nyata
seharusnya seperti dalam fim, dan mengira itulah yang terjadi pada semua orang kecuali kita. Tetapi sebenarnya adegan ranjang Bond, seperti adegan seks di semua fim,...
menyajikan di hadapan Anda gambar lembut, musik orkestra, dan tata suara surround ... serta kebohongan !
Tentu saja, seks seringkali meruplakan pengalaman yang indah. Tetapi bisa menjadi pengalaman yang ... yah ... kacau balau. Spreinya yang dingin, orangnya yang sering tidak mood,
rambut yang mengganggu , telepon berdering diwaktu yang tidak tepat, salah satu dari Anda lelah atau terlalu banyak makan, dan seseorang harus tidur diatas alas yang basah.
Seks bisa sangat lembut dan romantis, tetapi bisa juga biasa - biasa saja, hambar, memalukan, tidak memuaskan, tidak memenuhi kebutuhan, tidak mengenakkan, mengecewakan ...
bahkan membosankan!
Terbakar oleh bualan aneh - aneh teman - teman sekelasnya, anak remaja Anda mungkin juga akan membayangkan bahwa berhubungan seks dibelakang sadel sepeda bisa membuat bumi
berguncang, paduan suara surga bernyanlyi, malaikat meneteskan air mata dan orang Majus dari timur datang membawa emas, kemenyan, mur serta rokok wajib setelah berhubungan seks.
Tetapi, dalam kenyataan, satu - satunya hal yang benar - benar berguncang adalah sepedanya saat mereka bergumul diatsnya!
Jadi, sebagai orang tua, menjadi tugas Anda untuk meluruskan beberapa kesan yang salah tentang seks yang jangan sampai dianut oleh anak Anda dan anak lain. Anda harus
menjelaskan bahwa:
* Seperti banyak hal dalam hidup ini, untuk mendapatkan yang terbaik dan hubungan seks, di butuhkan latihan, kesabaran dan ketekunan.
* Terkadang salah satu - tidak selalu yang laki -laki lebih mood dari pasangannya, yang mungkin perlu pemanasan yang perlahan dan nikmat untuk mengarah ke sana.
* Laki - laki dan wanita sering kali menikmati hal yang berbeda mengenal seks dan karena itu juga memiliki pengharapan berbeda.
* Sementara laki - laki hampir selslu mencapai orgasme, hal yang sama tidak berlku pada wanita, yang entah bagaimana itu bisa mengakibatkan keduanya merasa gagal.
* Orgasme bersamaan, bagian penting dari semua adegan sekss di film, seringkali lebih merupakan pengecualian daripada aturan.
Seks dan Seksualitas itu Baik ?
Orang yang Tepat
Sebagai orang tua, Anda seperti sedang berjalan di atas seutas tali. Anda tidak ingin menghancurkan kerahasiaan yang menyelimuti seks, tetapi Anda ingin agar anak Anda melihat seks dalam konteks yang benar. Anda ingin mereka menyadari danmemegang kendali atas apa yang mereka lakukan. Tetapi justru karena Anda ingin mempertahankan kerahasiaan itu untuk anak Anda, maka menyiapkan mereka lebih awal menjadi sangat penting.
Kita semua ingin agar hubungan seks pertama anak kita menjadi sesuatu yang istimewa. Kita ingin agar mereka bisa mengenangnya dan berpikir, "Aku sangat senang telah melakukannya!" Banyak orang yang perilaku seksnya didasari oleh pengalaman hubungan seks mereka yang pertama. Bagi sebagian orang, hal ini telah direncanakan dan dipersiapkan - bahkan lama dinantikan - dengan waktu, pasangan, lokasi dan suasana yang dipilih dengan hati - hati. Tetapi bagi yang lain, saat pertama itu tidak meninggalkan apa - apa layaknya kenangan yang sangat menyenangkan. Malahan, itu terjadi sebelum mereka merasa siap - sebagai sesuatu yang mereka rasa harus dilakukan karena baik pasangan maupun teman - teman mereka memaksa mereka melakukannya.
Jadi semakin giat Anda berusaha membantu anak Anda menghargai nilai mereka yang sebenarnya dan untuk memahami kebenaran mengenai seks dan seksualitanya sendiri, mereka akan semakin dapat mengendalikan kapan, di mana, mengapa dan dengan siapa mereka akan melakukan hal itu untuk pertama kalinya, dan semakin besar sumbangan Anda terhadap kebahagiaan mereka, tidak hanya untuk saat pertamanya tetapi untuk setiap saat. Dengan membicarakannya secara teratur. Anda bisa membantu memastikan bahwa saat mereka berhubungan seks, itu dilakukan dengan alasan yang benar, dengan korang yang benar pada waktu yang tepat, dan karena mereka dan pasangan mereka benar -benar menginginkannya.
Aku Langsung Tahu Begitu Orang Lain Memberi Tahuku!
Para remaja, bahkan jauh lebih dari kita, sangat ingin dicintai dan diterima, tak terkecuali dari teman - teman dan sebaya mereka. Masa remaja adalah satu masa yang rawan. Setiap remaja mencoba menentukan siapa diri mereka sebagai seorang pribadi, dan apa yang membuat mereka dapat dihargai. Delapan puluh persen remaja, katanya, tidak bahagia dengan penampilan mereka: mereka tidak suka gidung mereka, rambut mereka, kaki mereka, warna kulit mereka, tinggi badan mereka, berat badan mereka, kacamata mereka, jerawat mereka atum dalam kasus tertentu, semuanya! Kepercayaan diri mereka bisa sangat rapuh, dan kerunduan mereka untuk diterima bisa mendorong mereka melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak membuat mereka nyaman, hanya karena mereka tidak tahu bagaimana cara melangkah dengan kepercayaan diri yang tetap utuh.
Dalam film lama Rebel Without a Cause, James Dean memerankan seorang remaja yang tercabik, bingung dan kacau oleh orang tua yang terus menerus bertengkar. Karena terjerumus dalam pergaulan yang slah, ia akhirnya berurusan dengan polisi. Dalam sebuah permainan 'adu keberanian' yang ganjil, ia dan seorang remaja laki - laki mengendarai mobil curian yang menuju tepi jurang untuk menentukan siapa yang berani lebih lama berada dalam mobil. Saat remaja yang satu mati karena tak mampu melompat tepat waktu, masalah Dean justru makin memburuk. Inti dari semua itu adalah kurangnya penghargaan diri. Ia begitu ingin merasa diterima oleh teman sebayanya hingga tidak bisa melalui maslah tanpa perasaan kehilangan muka. Akibatnya, ia melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin ia lakukan, hanya katena ia tidak tahu bagaimana berkata tidak.
Ini sama persis dengan seks. Anak muda seringkali akan melakukan sesuatu lyang sebenarnya tidak ingin mereka lakukan hanya karena mereka butuh penerimaan dari teman sebaya yang tampaknya bisa diperoleh dengan melakukan hal tersebut. Mereka merasa tidak cukup kuat dalam diri dan jati diri mereka untuk mempertahankan keyakinan mereka, tanpa menghiraukan pendapat orang lain. Mungkin mereka tahu cara mengucapkan kata 'tidak' dengan bibir mereka - lagipula, mungkin mereka cukup sering mengatakannya pada Anda - tetapi mereka tidak selalu mempunyai kepercayaan diri untuk mengatakannya dengan keras jika hal itu berisiko mendapat penolakan dari teman -teman mereka.
Menurut Family Planning Association (Yayasan Keluarga Berencana), sekitar 8.000 anak perempuan di bawah enam belas tahun hamil setiap tahunnya di Inggris. Sebagian besar dari mereka tidak ingin melakukan hubungan seks, apalagi sampai melahirkan bayi! Menurut pengakuan mereka, mereka hanya terbawa suasana saja, berhubungan seks tanpa pernah benar -benar memutuskan atau bahkan secara khusu menginginkannya. Menurut PA, alas an utama dari sebagian besar mereka membiarkan diri terbawa panasnya nafsu hanya sederhana saja:"Saya tidak tahu bagaimana mengatakan tidak."Pada masa - masa rawan dalam hidup mereka tersebut, banyak anak muda memerlukan ketenteraman hati yang ditawarkan oleh sebuah hubungan seks - ketenteraman hati bahwa mereka normal, menarik dan disukai. Lagipula, jika ada seseorang yang tidur dengan Anda berarti Anda tidak begitu jelek, 'kan ?
Jadi bukan hanya hormon anak Anda dan teman sebayanya saja yang bisa mendorong mereka berhubungan seks sebelum mampu melakukannya dalam kondisi ideal. Tetapi juga keinginan untuk dicintai dan diterima. Jika mereka tidak tahu bahwa Anda mencintai mereka tanpa syarat, tanpa tali pengekang, mungkin mereka akan mulai mencari cinta ditempat - tempat yang slah. Mungkin mereka akan memilih sesuatu yang sangat bersyarat karena dicintai seseorang - bahkan seseorang yang salah - lebih baik daripada tidak dicintai. Jadi semakin Anda bisa menumbuhkan rasa percaya dan penghargaan dalam diri anak Anda dengan membantu mereka melihat bahwa mereka memang benar -benar menarik dan Anda sungguh -sungguh mencintai mereka sepenuhnya, maka baik sekarang maupun nanti, akan semakin kecil kemungkinan mereka untuk tergoda melakukan eksperimen dengan seks hanya agar kepribadian dan penampilan mereka mendapat cap diterima oleh teman-teman dan sebaya mereka.
Jalur Yang Benar
Saat anak - anak mencapai masa puber, hormon - hormon mereka tiba - tiba meledak. Tanpa peringatan, jutaan zat biokimia kecil yang menyebar ini bergejolak di dalam tubuh, memerintahkan bagian - bagian tertentu berubah dari 'anak -anak' menuju 'dewasa'. Sebagian, hormon memicu perubahan permanen, seperti perkembangan tinggi badan. Yang lainnya mengatur bagaimana tubuh bekerja dengan berdasar pada perhitungan hari, minggu, dan bulan. Estrogen, misalnya, mengendalikan siklus reproduksi wanita, memerintahkan indung telur melepaskan telur ke leher rahim setiap bulannya. Testosteron adalah hormon yang sama yang terdapat pada tubuh pria, mengawasi produksi sperma.
Bagi sebagian besar anak perempuan, masa puber dimulai antara umur sebelas dan dua belas tahun, meskipun bisa lebih lambat atau lebih cepat. Buah dada mereka mulai berkembang, yang terkadang terasa sakit, dan mulai tumbuh rambut di ketiak dan pangkal paha mereka. Mengatakan bahwa hal tersebut hanya akan membuat mereka agak kikuk dan sering salah tingkah adalah pernyataan yang terlalu menyederhanakan persoalan. Tidak lama setelah itu - meskipun sekali lagi, waktunya bisa sangat bervariasi - mereka mulai menstruasi. Tak peduli seberapa baik Anda telah mencoba mempersiapkan putri Anda terhadap serangan masa - masa itu, tetap saja itu akan menjadi masa - masa yang sangat sulit. Bersamaan dengan perkembangan buah dada dan pinggul, menstruasi menandai akhir masa anak - anak dan dimulainya masa wanita dewasa.
Anak laki - laki berkembang lebih lambat rata - rata satu tahun atau lebih ketimbang anak perempuan, paling tidak dalam hal yang berkaitan dengan perubahan - perubahan yang tampak. Tubuh mereka mulai bertambah tinggi dan berotot, dan tumbuh rambut diwajah dan panggkal paha. Suara mereka membesar, juga testis mereka, mereka pun memasuki dunia ereksi dan ejakulasi yang sangat membingungkan. Sebagaimana halnya anak perempuan, kulit mereka sering kali mendadak diserang bintik -bintik, yang meletus seperti gunung - gunung berapi kecil di seluruh wajah mereka.
Tetapi tentu saja, masa remaja tidak berhenti hanya dengan Tranformasi Tubuh Total. Perubahan - perubahan fisik ini hanya bagian kecil saja dibandingkan pengaruh emosional yang dibangkitkan oleh masa puber itu. Mulai dari kegelisahan atau depresi yang di sebabkan oleh hormon sampai pergulatan umum remaja tentang kepercayaan diri, masa remaja bisa menjadi perjalanan yang sangat berat. Dengan dipenuhi berbagai perasaan, dorongan dan rangsangan yang belum pernah mereka alami sebelumnya - biasanya juga dengan keyakinan bahwa tak seorang pun dalam sejarah dunia ini yang pernah mengalami seberat yang mereka rasakan - secara umum mereka berada di bawah tekanan psikologis yang sangat berat.
Setelah baru saja mengalami masa dimana bersentuhan fisik dengan lawan jenis tampak tidak lebih menarik dari makan sepotong roti isi, sekarang mereka memasuki masa - masa penuh kegelisahan dan hasrat lyang setiap detiknya begitu membingungkan sekaligus menyenangkan. Dari tidak pernah benar - benar berpikir mengenai seks, mereka tiba - tiba mendapati diri mereka selalu memikirkan tentang seks. Dari keadaan tanpa hasrat, tanpa disangka mereka kini menjadi selalu penuh hasrat.
Sebagai ayah dan atau ibu mereka, Anda mempunyai kesempatan membantu mereka tidak hanya untuk memahami sesuatu mengenai sensasi - sensasi baru ini, tetapi juga untuk duduk di kursi pengemudi sejauh kuntuk mengetahui bagaimana mengendalikan perjalanan mereka. Ribuan tahun yang lalu, para pelaut mengendalikan kapal sepenuhnya menggunakan kekuatan otot saja. Dayung jauh lebih penting dibandingkan layar, karena para pelaut purba hanya bisa menggunakan layar saat ada angin kencang bertiup ke arah yang benar. Jika mereka tidak hati -hati, atau meremehkan kekuatannya maka angin bisa membawa mereka melenceng bermil - mil atau merobek - robek layar mereka. Tetapi, dari waktu ke wakt, para pelaut belajar bagaimana mengendalikan kekuatan angin yang dahsyat itu, dan memanfaatkannya agar bisa digunakan untuk mengendalikan kapal dalam segala hal kecuali dalam kondisi yang sangat luar biasa. Sama halnya, tanggung jawab Anda adalah untuk membantu anak Anda memahami dan untuk mampu mengendalikan gerak hati dan emosi -emosi mereka, mengendalikan gerak hati dan emosi - emosi mereka, memanfaatkan kekuatan dorongan seksual mereka agar dapat bekerja untuk mereka, bukan melawan mereka.
Bintang Jasa Keberanian
Diatas semua itu, remaja hidup dalam sebuah masyarakat yang mengarkan mereka untuk bertingkah laku seperti orang dewasa. Dan bagi para remaja, bagian terpenting dari menjadi orang dewasa adalah ... seks. Orang dewasa tampak terobsesi oleh seks. Seks seakan adalah hal terpenting di dunia ini, jika tidak, mengapa hal - hal lain tidak mendapat perhatian sebesar seks? Seks sepertinya adalah jalan pintas menuju kedewasaan dengan cepat. Kedewasaan adalah soal seks, jadi sebelum Anda 'melakukan itu', Anda belum benar - benar dewasa - Anda belum benar -benar sampai ke sana.
Seperti saat mulai bercukur atau memakai bra Anda yang pertama, seks seringkali dipandang sebagai 'tanda pangkat' resmi kedewasaan. Banyak anak muda merasa jika mereka belum mulai mengoleskan busa sabun cukur atau memasang bra, mereka belum sepenuhnya menjadi pria atau wanita seperti teman -teman mereka yang sudah melakukannya. Ini bisa membuat mereka merasa sangat ketinggalan.
Dimasa - masa itu, menjadi sama dengan yang lain adalah segalanya. Anak - anak perempuan tidak hanya benar - benar menyadari perubahan - perubahan tubuh mereka sendiri, tetapi mereka juga menjadi pengamat yang teliti dalam membandingkan apakah perkembangan mereka sama dengan teman-teman mereka .... atau tidak. Jika Anda misalnya adalah anak perempuan pertama yang buah dadanya berkembang, yang bersemi dan berbunga saat yang lain masih serata kue dadar, besar kemungkinan Anda akan ditertawakan. Tetapi ironisnya, jika Anda menjadi yang terakhir, masih memakai kaos dalam atau atasan yang dipotong pendek saat teman - teman Anda sudah memakai bra, Anda akan sama - sama menjadi bahan tertawaan. Jika buah dada Anda lebih besar - atau lebih kecil - dibandingkan yang lain, maka Anda akan merasa sebagai orang aneh. Satu - satunya jaminan nyata dalam menghadapi rasa malu dan keterasingan emosi tersebut adalah jika orang lain mengalami perubahan yang tepat sama pada waktu yang juga tepat sama, dimana ukurannya selalu sesuai dengan standar ... dan tentu saja, hal itu tidak akan pernah terjadi.
Tetapi apa yang benar menurut 'bibir' juga benar -benar terjadi dalam hal sikap. Berhubungan seks bisa memunculkan kondisi yang semacam mitos. Tekanan untuk melakukan apa yang Anda piker juga dilakukan oleh semua teman Anda menjadi begitu kuat, bahkan meskipun kemudian terbukti bahwa sebagian besar dari mereka tidak benar - benar melakukannya! Walaupun hasil penelitian di Inggris menyatakan bahwa hanya satu dari empat anak laki - laki dan satu dari lima anak perempuan yang pernah melakukan hubungan seks sebelum berumur enam belas tahun, tetapi sebagian besar remaja lima belas tahun dibuat percaya bahwa mereka adalah satu -satunya perawan atau perjaka di muka bumi ini.
Pada kenyataannya, tentu saja, meskipun semua teman dan sebaya mereka lelah melakukannya, anak Anda harus tetap memahami pentingnya mempertimbangkan segala dampak dan akibat yang mugkin terjadi setelah mengambil langkah besar untuk melakukan hubungan seks. Dengan secara teratur berbicara tentang seks pada mereka, Anda bisa membantu mereka menyeimbangkan antara tekanan emosional dari teman sebaya yang mereka hadapi dengan akal sehat dan kejujuran. Dengan begitu, saat mereka benar - benar memutuskan, maka keputusan itu harus membuat pikiran dan hati - belum termasuk satu atau dua bagian tubuh mereka yang lain - merasa bahagia. Lagipula, merekalah yang akan menanggung segala akibatnya, jadi mereka paling tidak harus menyadarinya di awal!
Jangan Menunggu - Mulailah Sejak Dini!
Cara mudah mengalahkan rasa ngeri dan mulai berbicara mengenai seks pada anak Anda adalah dengan mengenalkan masalah itu secara pelan - pelan dan wajar saat mereka untuk pertama kalinya mulai menanyakan dari mana mereka datang. Jangan sampai Anda malah mengatakan semua secara panjang lebar dalam sebuah kuliah 16 jam dari dosen 'Tukang Ompong' - lengkap dengan gambar - gambar multimedia serta diagram tulisan tangan di papan tulis - yang dilakukan ketika mereka berumur tiga belas atau empat belas tahun. Tidak hanya mereka akan menjadi merunduk malu sepanjang setengah jam pertama lalu tertidur setelahnya, yang lebih mengkhawatirkan lagi adlah bajhwa mereka mungkin akan gagal memahami bahwa seks dan seksualitas adalah bagian alamiah dari kehidupan ini.
Jadi pesannya adalah, jika anak Anda masih kecil m mulailah sekarang. Jika mereka telah remaja, mulailah sekarang. Kenyataannya, seberapa pun Anda terlambat dan tertinggal, tiga aturan utama yang sama tetap berlaku.
1. Lebih baik berbicara mengenai seks pada anak Anda 'sediki - sedikit tapi sering' dari pada bicara panjang lebar dalam satu kali kesempatan sekaligus. Hal ini memberi mereka waktu dengan perlahan membangun rasa percaya diri mereka untuk berbicara mengenai suatu masalah yang bisa saja sangat memalukan. Makin mereka terbiasa membicarakan seks dengan Anda. Semakin mereka merasa bisa mengungkapkan dan mendiskusikan hal - hal yang intim dan pribadi. Terlebih lagi, Anda juga akan terbiasa membicarakannya dengan mereka. Perlahan - lahan Anda akan membangun hubungan saling percaya yang akan membuat pembicaraan mengenai seks menjadi lebih mudah dan efektif. Dengan kata lain, kelak mereka memasuki masa remaja seks akan menjadi suatu hal yang wajar untuk dibicarakan.
2. Sangat penting untuk menyesuaikan apa yang Anda katakan dengan usia dan tingkat pemahaman mereka. Deskripsi anatomi tubuh yang mendalam tidak akan dimengerti anak usia tiga tahun, dan akan sama tidak tepatnya bagi anak umur tiga belas tahun jika itu dilakukan dengan tiba - tiba, dalam perbincangan pertama Anda dengan mereka. Anak Anda tidak memerlukan kursus kilat tentang seks. Mereka memerlukan pembicaraan yang dilakukan secara berkelanjutan dan bertahap. Terlalu banyak informasi justru bisa membingungkan dan sulit dimengerti. Saat John yang berumur enam tahun bertanya, "Dari mana aku berasal?", ibunya menjawab dengan penjelasan biologis yang lengkap dan jelas mengenai sel telur, ovarium, orgasme dan hubungan badan. Saat ibunya selesai menjelaskan sekitar satu setengah jam kemudian, satu -satunyakomentar John adalah , "Aneh. Kata Peter ia berasal dari Brighton!"Anda harus mengatakan yang sebenarnya pada anak Anda, tetapi tidak harus semuanya bagus sekaligus. Sedikit demi sedikit tidak apa - apa. Buatlah penjelasan Anda sederhana dan tidak berbelit - belit - mudah dimengerti tetapi jagan memberikan kata penyelesaian.
3. Jika mungkin, berbicaralah tentang seks saat topik itu muncul secara wajar dalam percakapan Anda dengan anak Anda, atau dalam pertanyaan - pertanyaan mereka. Selain menyelamatkan Anda dari keharusan memulai pembicaraan secara tiba - tiba, hal tersebut juga akan membantu mereka melihat seks sebagai bagian alamiah dari kehidupan ini. Tetapi pastikan Anda terhindar dari dua kesalahan yang sering terjadi. Pertama, jangan berlebihan. Misalnya Anda selalu terus membicarakan topok tersebut setiap ada kesempatan sehingga menjadi membosankan, atau membuat anak malas mendengarkan - saat seorang teman bertanya pada anak laki - lakinya apa ia mau jalan - jalan ke taman, anaknya menjawab, " Nggak mau, ah... pasti lagi - lagi mau membicarakan seks!" Kedua, jangan selamanya menunggu sampai ada kesempatan spontan yang muncul dengan sendirinya - meskipun tujuan Anda harus selalu untuk berbicara saat topik tersebut muncul secara wajar dalam satu percakapan, tetapi lebih baik 'merancang' kata pembukaan daripada sama sekali tidak membicarakannya dengan anak Anda!.
Pengetahuan Adalah Kekuatan Membuat Keputusan Bijaksana
DALAM novelnya yang terkenal, Nineteen Eighty-Four, George Orwell menciptakan sebuah dunia mimpi buruk yang pemerintahannya dipimpin oleh 'Bung Besar', yang memegang kekuasaan absolut atas rakyat dengan cara membiarkan mereka dalam kegelapan karena sama sekali tidak tahu yang sebenarnya. Saudara Besar tidak hanya melarang akses terhadap informasi dasar, tetapi ia dengan aktif mendorong rakyat untuk tidak mencari tahu mengenai dunia tempat mereka tinggal dengan cara meyakinkan mereka bahwa 'ketidak tahuan adalah kekuatan'.
Tragisnya, dan tanpa disadari, sebagian orang tua menerapkan prinsip yang mirip dengan 'ketidak tahuan adalah kekuatan' ini saat mereka membahas topik seks dengan anak - anaknya. Dengan teguh mereka menjaga 'masa - masa kepolosan' selama mungkin, dan takut kalau terlalu banyak informasi akan mendorong anak mereka melakukan hubungan seks terlalu dini. Mereka memilih menunda memberi tahu tentang seks pada anak mereka sampai kebutuhan itu benar - benar mendesak - "Kami akan menyeberangi jembatan itu jika harus melewatinya," kata mereka pada diri sendiri. Tentu saja semua itu dilakukan untuk tujuan yang baik tetapi kenyataannya para orang tua yang menerapkan prinsip ini mungkin justru lebih menjerumuskan daripada membantu anak - anak mereka. Alih - alih menjadi sumber 'kekuatan' - atau bahkan 'berkat' - ketidak tahuan biasanya justru menjadi semacam resep menuju malapetaka.
Di satu sisi, remaja sering kali bisa menjadi sangat tidak komunikatif dengan orang tua mereka, khususnya terhadap sesuatu yang pribadi dan membuat mereka malu seperti masalah pacaran. Mereka jarang sekali memasang iklan warna atau menyewan marching band untuk memberi tahu Anda kalau mereka baru mulai berpacaran dengan anak laki-laki atau perempuan paling menarik disekolahnya. Bahkan, sebagai ayah dan ibunya, mungkin Andalah orang terakhir yang akan mengetahuinya. Jadi jika Anda berencana menunggu sampai detik - detik terakhir sebelum 'merampas' kepolosan mereka yang berharga, kemungkinan besar Anda akan mendapati orang lain telah lebih dulu merampok laci uang mereka!.
Lebih jauh lagi, pada saat mereka benar - benar mulai banyak memikirkan tentang seks dan masalah hubungan, tubuh dan emosi anak Anda telah mulai mengalami perubahan - perubahan yang drastic dan membingungkan. Semua perubahan itu berhubungan dengan seksualitas mereka. Jadi jika Anda telah menerapkan prinsip 'diam adalah emas' maka Anda akan melewatkan beberapa kesempatan terpenting dalam membantu mereka menyiapkan hari - hari mendatang, serta apa yang disebut dengan dimulainya proses 'metamorfosis' perlahan dari anak laki -laki atau perempuan menjadi pria atau wanita dewasa. Semakin banyak kesempatan berharga itu Anda lewatkan, mereka akan semakin sulit merasa nyaman untuk lebih dulu pergi kepada Anda - yang sebenarnya ingin mereka lakukan - untuk meminta nasihat dan dukungan yang sangat mereka dambakan.
Agar pikiran Anda tenang, World Health Organization melaporkan bahwa anggapan tentang pendidikan seks yang akan mendorong aktivitas seks lebih awal ternyata sama sekali tak terbukti. Bahkan, semua penelitian justru menyarankan yang sebaliknya - pendidikan seks yang baik cenderung menaikkan tingkatan usia dimana remaja melakukan hubungan seks, bukan menurunkannya. Bekal informasi yang cukup biasanya menunda aktivitas seksual seorang anak. Seperti peribahasa mengatakan, "peringatan dini berarti dibekali sejak dini!"
Yang sebenarnya terjadi adalah kepolosan anak Anda akan jauh lebih terlindungi jika bom waktu ketidak tahuan mereka telah dijinakkan. Bimbingan yang terbuka dan jujur dari Anda akan membantu mereka membuat pilihan - pilihan yang lebih baik, berdasar, dewasa dan bertanggung jawab dalam menghadapi tekanan berat dari hormon, teman - teman dan media.
2 Alasan Kenapa Anda harus menjadi orang pertama ceritakan Seks
Paling tidak ada dua alasan bagus mengapa Anda harus menjadi orang pertama yang menceritakan mengenai seks pada anak Anda :
1. Beberapa jajak pendapat menunjukkan, dengan melihat yang telah terjadi, anak - anak ingin orang tua mereka menjadi orang pertama yang bercerita mengenai seks pada mereka, bukan sekolah, teman - teman, film, majalah, ataupun media. Mark Twain pernah mendefinisikan buku 'klasik' sebagai "sesuatu yang semua orang ingin sekaligus tidak ingin baca". Seks juga seperti itu: seks adalah sesuatu yang ingin kita semua ketahui, tetapi tidak seorangpun dari kita benar - benar ingin melalui proses yang kikuk dan memalukan karena diajari mengenai seks. Meskipun ada dimana - mana, seks masih menjadi masalah yang sangat pribadi - khususnya selama awal masa puber, saat kepercayaan diri anak bertabrakan dengan serangkaian perubahan membingungkan yang terjadi didalam dan diluar tubuhnya. Saat itu, hampir dipastikan bahwa keinginan anak Anda untuk tahu mengenai seks akan disembunyikan dibelakang selubung tebal rasa malu - yang berarti mereka akan segera beringsut gugup dan menghindari kontak mata sambil berharap dapat segera pergi saat Anda mulai membicarakan tentang topik seks tersebut dengan mereka. Tetapi ini penting Anda lakukan, karena kengerian rasa malu yang mereka alamai jika belajar seks dari Anda bukanlah apa - apa dibandingkan rasa malu jika belajar untuk pertama kalinya di depan teman - teman sekelas mereka atau yang lebih buruk lagi, mendapati bahwa semua orang dikelas telah tahu mengenai seks kecuali mereka !
2. Ada satu perbatasan dimana Anda bisa menjelaskan hal - hal yang tidak didapatkan anak di sekolahnya, terutama karena Anda bisa mem beri mereka semacam konseling pribadi yang tidak disediakan sekolah mereka. Dengan privasi di rumah, Anda bisa mengangkat masalah - masalah yang bagi mereka terlalu memalukan untuk dibicarakan di kelas - dari masturbasi dan menstruasi sampai tentang organ tubuh atau ketertarikan pada lawan jenis. Hanya sedikit anak yang cukup berani menunjukkan ketidak tahuan atau kesalah mengertian mereka didepan teman - teman sekelasnya dengan mengajukan terlalu banyak pertanyaan - bahkan sekalipun semua yang ada disitu juga diam - diam ingin tahu jawabannya!
Pendidikan, Pendidikan dan Pendidikan
Tetapi itu bukan satu - satunya alasan mengapa mereka lebih perlu membicarakan seks dengan Anda daripada hanya dengan teman - teman dan guru mereka. Tidak ada nasihat - mengenai seks, atau apapun yang berhubungan dengannya - yang diberikan pada anak Anak di dalam kelas atau di halaman sekolah yang benar - benar 'bebas nilai'. Sebagai contoh, pendapat moral pribadi dari seorang guru tidak bisa dihindari akan menyusup dalam pengajaran mereka, sekeras apapun mereka mencoba objektif. Dan karena tidak ada jaminan bahwa Anda akan setuju dengan nilai - nilai moral pribadi sang guru, maka sangat penting Anda menyertakan nilai - nilai Anda sendiri disamping nilai - nilai yang akan didapatkan anak Anda disekolah, di media, dan dari teman - teman mereka. Mengetahui apa pendapat Anda akan membantu mereka dalam memahami pendapat orang lain, yang nantinya akan membantu dalam membentuk pikiran mereka. Ilmu pengetahuan, kata Francis Bacon, adalah kekuatan.
Dalam kata lain, bimbingan Anda akan memberi keuntungan psikologis pada anak Anda. Dengan memperlengkapi mereka dengan semacam kerangka moral yang dibutuhkan untuk menempatkan segala sesuatu ke dalam cara pandang yang benar, Anda telah membantu mempersiapkan mereka dalam menghadapi beberapa pandangan dan pendapat berbeda mengenai seks yang akan mereka temui.
Beberapa orang tua, tentu saja, benar - benar sadar akan kesalahan - kesalahan mereka di masa lalu dan tidak merasa percaya diri untuk memberikan nasihat mengenai seks pada anak mereka. Bukankah itu terlalu munafik, tanya mereka, menyuruh anak - anak mereka untuk "melakukan yang saya katakan, bukan yang saya lakukan ?" Jawabannya sederhana saja, tidak. Belajar dari kesalahan Anda adalah bagian dari pada pelajaran hidup. Jika Anda bisa membantu orang lain untuk belajar dari beberapa kesalahan Anda, maka itu akan jauh lebih baik.
Jadi meski sulit dan memalukan, sangat penting, bagi Anda untuk mendiskusikan masalah seks di dalam keluarga, dan memulainya dari sekarang. Makin lama Anda menunda, makin luas ruang imajinasi anak Anda yang menjadi kacau, dipenuhi mitos dan pengetahuan setengah benar yang mereka ambil dari tempat - tempat lain. Saya belajar tentang fakta - fakta kehidupan di taman bermain saat berumur sepuluh tahun, tiga puluh tahun yang lalu. Kini, anak - anak berumur tujuh atau delapan tahun telah dibombardir oleh penggambaran tentang hal - hal seksual setiap harinya, meski yang sebenarnya mereka ambil dalam usia tersebut masih sebatas pada campuran antara yang setngah benar dan yang benar -benar ngawur. Sekali pun mereka adalah Einstein Junior, tetap saja anak Anda akan memegang ujung tongkat yang salah berulang kali - seperti seorang anak yang menjelaskan pada orang tuanya bagaimana Sir Francis Drake 'menyunat dunia memakai gunting berukuran 30 meter '! Tanpa keterlibatan Anda, tak ada jaminan bahwa kesalah pahaman itu tidak terus berlanjut sampai saat mereka memasuki masa remaja ..... atau lebih jauh lagi !
Keyakinan, Harapan dan Kemurnian
Tentu saja, inti dari segala 'pencucian otak' ini bukan agar Anda membuat keputusan bagi anak Anda, tetapi untuk membantu mereka membuat keputusan sendiri.
Setiap pagi, teman saya Jason berangkat untuk bekerja di kota dengan manaiki kereta api, dan setiap sore ia pulang ke rumah susun di pinggiran kota yang ia tinggali seorang diri. Rutinitanya hampir tidak pernah berubah. Ia tidak pernah keluar atau mengundang teman - temannya untuk makan malam. Bahkan ia merasa sulit berteman, sehingga ia hanya memiliki sedikit teman. Secara fisik tidak ada yang kurang dari dirinya. Ia hanya tidak punya rasa percaya diri atau kemampuan bergaul. Penyebabnya sederhana: Ibunya yang terlalu menyayanginya tidak pernah melepaskan dia dari pengawasannya. Ia terlalu melindunginya terus - menerus, takut kalau ia akan membuat keputusan yang salah sampai - sampai dia tidak pernah dibiarkan untuk membuat keputusan apapun seorang diri. Akibatnya, saat ibunya meninggal, ia tidak tahu bagaimana caranya hidup sendiri.
Di abad pertengahan, banyak ayah mengambil tindakan pengawasan yang sama, melindungi anak -anak mereka dari membuat keputusan yang salah dengan cara mencegah mereka membuat satu keputusan apapun. Sebagian ayah sangat ketat dalam melindungi kepolosan putri mereka jika menyangkut masalah seks, bahkan mereka sampai terpaksa mengunci mereka dengan ikat pinggang kesucian - cara yang terjamin aman untuk menjaga kemurnian mereka, mungkin begitu pikir Anda! Tetapi kenyataannya, cara ini tidak berhasil, dulu dan tidak juga sekarang. Bahkan dimasa abad pertengahan, gadis berbelenggu yang cerdik akhirnya menjalin hubungan dengan pemuda tampan, murid pandai besi untuk dibuatkan kunci cadangannya. Dimasa kini, mereka cukup membeli gergaji besi kecil, belajar cara membuka kuncinya, atau melaporkan Anda ke Dinas Sosial !
Yang sebenarnya terjadi adalah kita tidak bisa melindungi anak - anak kita dari kehidupan, tetapi kita bisa mempersiapkan mereka untuk menghadapi kehidupan. Jadi, daripada membuat keputusan - keputusan bagi kehidupan seksual anak - anak kita, tujuan kita harus untuk mendidik mereka membuat keputusan - keputusan bagi kehidupan seksual mereka sendiri. 'Memberi orang lain ikan', kata peribahasa lama, 'berarti Anda memberi dia makan selama sehari. Mengajarkan mereka menangkap ikan berarti Anda memberi mereka makan seumur hidupnya'.
Saat anak - anak kita sendiri masih kecil, seperti para orang tua lainnya, saya dan istri biasa memandikan dan mendandani mereka setiap hari. Sedihnya, tidak seorangpun dari mereka keluar dari rahim disertai tas perlengkapan mandi lengkap dan pengetahuan praktis mengenai kebersihan diri, jadi Cornelia dan saya harus mengajarkan mereka semua segala yang perlu mereka ketahui tentang mandi, berpakaian , menggunakan toilet, menggosok gigi, menyisir rambut, mengikat tali sepatu dan pada dasarnya membuat diri mereka tampil sepatutnya. Perlahan - lahan, pada saat mereka mulai memahami semua hal yang penting (atau mungkin sebagian besarnya), mereka pun tiba ke titik yang kita tuju: Do it Your self, ketika mereka dapat dan mau mengerjakan sendiri segala sesuatunya.
Sama halnya, tujuan akhir dari berbicara mengenal seks pada anak Anda bukan agar mereka mematuhi semua keputusan Anda seperti robot tanpa pikiran. Sebaliknya, hal itu dilakukan supaya mereka dapat membuat keputusan mereka sendiri, dan agar keputusan - keputusan itu sedapat mungkin konstruktif kreatif, dan bertanggung jawab. Lagipula, Anda tentu tidak ingin mereka disakiti, tapi itulah yang akan terjadi jika mereka membuat keputusan yang buruk. Jadi selalu ada tarik ulur antara keinginan agar mereka membuat pilihan - pilihan mereka sendiri. Sementara satu - satunya jalan meredakan ketegangan ini adalah jika Anda memberi bimbingan dan dukungan hingga mereka memiliki rasa percaya diri dan cukup pengetahuan untuk membuat keputusan yang baik dari mereka sendiri - keputusan yang tidak akan mereka sesali, dipagi ini atau lima tahun kemudian.
Sedikit banyak, hal ini pun seperti melengkapi mereka dengna semacam 'ikat pinggang kesucian' dalam dirinya, dimana hanya mereka yang mempunyai kuncinya. Anda ingin mereka pada saatnya nanti dapat menggantikan kerangka berpikir Anda dengan kerangka berpikir mereka sendiri. Untuk itu, mereka hanya tahu sejauh mana mereka bisa membuat pilihan dan apa saja akibat yang mungkin terjadi dari masing - masing pilihan tersebut. Tetapi mereka juga akan membutuhkan kepercayaan diri untuk membuat pilihan - pilihan itu. Jadi, orang tua yang bijak berbuat yang terbaik untuk menanamkan hal -hal yang terpenting yang bisa sangat membantu dan membimbing mereka: kebijaksanaan, kepercayaan diri dan pengendalian diri.
Serasa Ingin Mati Saja
Jadi, bagaimana cara Anda memperlengkapi anak dengan 'ikat pinggang kesucian' dalam diri yang sangat dibutuhkannya itu? Sebagian besar jawabannya adalah cukup dengan menarik napas panjang, singkirkan perasaan malu dan bicaralah mengenai seks pada mereka. Jangan khawatir jika kemungkinan hasil dari cara ini membuat Anda merasa sedikit mual. Tidak ada ayah atau ibu yang pernah bercakap - cakap secara terbuka dengan anak mereka mengenai seks tanpa merasa kesulitan pada awalnya. Oleh karenanya, banyak orang tua mengesampingkan hal itu sampai semuanya terlambat dan tak berguna, sedangkan yang lain lebih memilih tradisi lama dengan membiarkan sekolah dan teman -teman anak mereka yang menjalankan tugas itu untuk mereka.
Suatu ketika pendidikan seks pernah dipersempit menjadi pelajaran "Apa Masuk ke Mana" dalam pelajaran Biologi. Pendidikan seks kini telah 'ditingkatkan' statusnya dalam Dasar Kurikulum Nasional. Sekolah wajib mengajarkan sesuatu mengenai beragam aspek emosi dan sosial dari seks, tidak hanya mekanisme dasarnya saja. Tetapi jika Anda tergoda untuk berpikir bahwa hal ini membebaskan Anda dari kewajiban yang tak menyenangkan itu, Anda harus berpikir lagi.
Jadi jangan merasa terhalang oleh tembok kebisuan yang mungkin menyambut saat Anda mengangkat pembicaraan tersebut. Tetaplah gigih dan jangan takut untuk berbicara serta biarkan anak Anda mendengarkan saja, meski mereka tidak menunjukkan tanda - tanda menaruh perhatian atas apa yang Anda katakan. Kejujuran dan sikap menghargai yang Anda perlihatkan kepada mereka, akan sangat bermanfaat.
Kami Dapat Mengingat Semuanya untuk Anda
Sebagian orang tua, tentu saja, tidak nyaman untuk secara aktif mencoba mempengaruhi pikiran anak mereka mengenai seks dan seksualitas. Lagi pula, Tanya mereka, bukankah ini satu bentuk pencucian otak?
Jawaban sederhananya adalah:ya, tentu saja! Tetapi, pada dasarnya, setiap bentuk pengajaran atau pengaruh juga demikian - termasuk sekolah! Mulai dari mengajari bayi perempuan Anda kata - kata dasar sampai menegaskan pada putra Anda yang pelupa akan pentingnyamembuka penutup toilet sebelum membidik sasaran dan lalu menutupnya lagi setelah digunakan, Anda sedang terus berusaha membentuk dan mempengaruhi cara piker dan perilaku anak Anda. Itu baru setengah dari tugas sebagai orang tua.
Lebih jauh lagi, Anda bukan satu-satunya yang mencoba mencuci otak anak Anda. Bahkan, jika Anda tidak mencoba untuk secara sadar membentuk cara pandang mereka maka Anda akan menjadi satu-satunya orang dalam hidup mereka yang tidak melakukannya. Suka atau tidak, peperangan nyata sedang berlangsung untuk mempengaruhi apa yang mereka pikirkan. Begitu banyak jenis orang-masing-masing dengan kepentingan berbeda (yang terkadang sangat perlu dipertanyakan)-sedang secara aktif bersaing rebut pikiran anak Ansa ... dan uangnya.
Jadi pertanyaan sebenarnya bukan, "Apakah anak saya dicuci otaknya?" Tetapi," Dengan apa otak anak saya dicuci?" Penggambaran dan berbagai pengaruh seksual ada dimana-mana, baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi, membombardir otak anak Anda (dan mata serta teliga mereka) setiap hari. Tidak ada anak usia tujuh atau delapan tahun keatas yang dapat lari dari pembicaraan berkala kita mengenai seks. Semuanya bertebaran diluar sana dan digunakan untuk menjual semua, mulai dari bir ringan, asuransi jiwa sampai permen cokelat dan mobil mewah.
Dengan kata lain, bagaimana pun anak Anda telah dikelilingi oleh berbagai gambaran tentang seks. Jadi mencoba mempengaruhi cara berpikir mereka bukanlah sebuah tindakan 'campur tangan' orang tua haus kekuasaan yang berusaha dengan segala cara untuk mencuci otak anak mereka, tetapi itu justru adalah tindakan bertanggung jawab dari orang tua yang bijaksana dan penuh kasih, yang dengan giat membantu putra - putrinya dalam membangun pandangan hidup yang seimbang. Masukan dan pengaruh Anda akan membantu mereka dalam memahami cara pandang dan opini lain yang menghujani mereka siang malam.
Pernah suatu kali saya berpartisipasi dalam program Tanya jawab lewat sambungan telepon di sebuah radio yang membahas maslah seputar pengasuhan remaja. Selama berlangsungnya acara itu, seorang penelepon menyerang saya atas apa yang ia anggap sebagai sikap 'turut campur' terhadap remaja. Anda berbuat seolah -oleh mereka bukan orang dewasa, "serunya, seperti sedang memalukan paku ke kepala dengan sembrono . "Itulah intinya,"jawab saya. "Anak remaja bukanlah orang dewasa!'.
Seperti definisi dari Oxford English Dictionary, remaja adalah keadaan antara 'masa anak-anak dan masa dewasa'. Dengan kata lain, anak - anak remaja adalah kelompok tengah. Masyarakat menyadari hal ini dengan memberikan aturan batasan tentang apa saja yang berhak mereka lakukan, serta memberikan kuasa dan tanggung jawab kepada para orang tua dan pembimbing untuk mewakilimereka dalam membuat keputusan - keputusan tertentu - yang belum bisa mereka ambil sendiri karena dianggap belum cukup dewasa. Dengan kata lain, meskipun mereka mungkin berpikir telah tahu segalanya, sebenarnya remaja(seperti juga anak kecil) masih belajar dan mereka masih membutuhkan masukan dan bimbingan secara aktif dari Anda guna membantu mereka tumbuh dari kanak - kanak menuju dewasa.
Dalam hal ini, paling tidak, mengajari anak Anda mengenai seks tidaklah berbeda dengan mengajari mereka mengenai hal - hal lain dalam kehidupan. Tidak ada orang tua bihak yang akan membiarkan putra atau putrid remaja mereka meminjam kunci mobil supaya mereka mengenai hal - hal lain dalam kehidupan. Tidak ada orang tua bijak yang akan membiarkan putra atau putrid remaja mereka meminjam kunci mobil supaya mereka dapat belajar mengemudi sendiri tanpa diawasi. Selain melanggar hukum, itu juga sangat berbahaya. Begitu juga, tidak ada orang tua yang bisa dengan tenang membiarkan balita mereka merangkak ke dapur dan bermain masak - masakan menggunakan pisau potong. Saya tidak berani membayangkan bahwa yang bisa terjadi baik pada diri mereka maupun orang lain.
Mari kita menghadapinya: tak peduli apakah anak Anda berumur empat atau empat belas tahun, kenyataan bahwa Anda sedang membaca buku ini menunjukkan bahwa Anda telah menyadari pentingnya mengajarkan mereka sesuatu mengenai seks dan seksualitas. Anda tidak menerapkan praktik "Terjun Bebas" yang membiarkan mereka berjalan terhuyung - huyung dan bereksperimen tanpa bimbingan sedikitpun - untuk akhirnya belajar dari kesalahan - kesalahan mereka sendiri, tetapi tidak pernah mendapatkan pengetahuan dengan cara belajar dari kesalahan - kesalahan orang lain. Jadi, jangan biarkan rasa malu mencegah Anda memberikan sumbangan penting dalam pertumbuhan anak Anda. Tanpa pengaruh Anda, mereka pasti akan berada dalam pengaruh orang lain.
Lakukan Sekarang, Jangan Ditunda lagi ........ Anda Tidak Bisa Mengurung Anak Anda, Jadi Persiapkan Mereka
"KAMU BOHONG" Tidak mungkin papa dan mamaku melakukan itu! Itukan menjijikan!".
Itu Terjadi tahun 1965. Saya yang baru berumur sepuluh tahun, berdiri di halaman sekolah, dan sahabatku waktu itu, John Dean, baru saja mengatakan kebenaran mengerikan mengenai "fakta-fakta kehidupan. Jujur saja, saya hampir saja memukulnya. Bahkan, satu-satunya alasan untuk tidak memukulnyaadalah keyakinan mutlak saya bahwa ia berbohong. Saya yakin ia terlalu banyak nonton TV dan tidak tahu mana yang benar. Tidak mungkin papa dan mama yang konservatif dan terhormat tertangkap basah melakukan itu! Pikiran seperti itu terlalu ... tak terpikirkan!
Pada waktunya, tentu saja saya mengetahui bahwa"fakta-fakta kehidupan" dari John Dean itu benar. Tetapi, diluar bukti yang jelas menunjukkan yang sebaliknya itu, sebagai seorang remaja saya masih yakin orang tua saya benar-benar tidak tahu mengenai seks. Lagipula, mereka tidak pernah menyebut-nyebut mengenai hal itu, dan sudah pasti mereka tidak terlihat seperti pernah melakukannya.Tetapi sekarang saya telah menjadi ayah, dan peran itu berpindah ke tangan saya. Tanggung jawab untuk memberitahu anak saya mengenai seks ada pada saya, dan akhirnya saya memahami rasa malu yang membuat mulut orang tua saya tertutup rapat untuk tema paling intim tersebut.
Pertama kali saya memulai pembicaraan mengenai topik seks dengan putrid saya yang tertua, saya sangat malu sampai sulit berbicara. Dalam kapasitas professional, Saya telah berbicara pada ribuan anak muda mengenai seks tanpa menunjukkan rasa malu sama sekali. Bahkan saya pun membuat sebuah video pendidikan seks! Tetapi ini berbeda. Ini anak saya sendiri. Dunia tiba-tiba bergerak lambat, dan lidah saya terasa sekering bukit pasir digurun Sahara, merintangi semua usaha saya untuk berkata-kata.
Pada kenyataannya, sejumlah besar orangtua mendapati bahwa mengumpulkan keberanian untuk menangani masalah itu, begitu sulit sampai - sampai mereka ... tidak melakukannya! Bahkan, mereka memilih menutupi rasa malu mereka dengan menghindari pendekatan jenis ini, jika Anda melakukannya cuup lama, pada akhirnya Anda akan berhasil terlepas dari tanggung jawab. Berita buruknya, Anda akan memilih untuk tidak berpartisipasi pada bagian yang sangat penting dalam hidup anak Anda. Mereka akan dipaksa untuk membentuk keyakinan - keyakinan dan opini mereka sendiri mengenai suatu wilayah kehidupan yang paling penting, sensitive, dan rumit, tanpa bantuan, bimbingan dan dukungan sama sekali dari Anda dan tanpa teladan kebijaksanaan dan pengalaman Anda. Jangan tertipu berbicara tentang seks pada putra atau putrid Anda adalah tugas yang berat dan memalukan, tapi merupakan bagian tegral dari tugas Anda sebagai ayah atau ibu.
Masa kanak - kanak berlalu begitu cepat. Sebelum Anda menyadarinya, bocah yang tidak mau berhenti memeluk kaki Anda di hari pertama ia memasuki bangku Taman Kanak - kanak itu telah terbang dari sarangnya, hanya sesekali kembali untuk menghabiskan makanan Anda, memacetkan mesin cuci Anda dan dengan ceroboh 'meminjam' mobil Anda setiap kali Anda sangat memerlukannya. Jadi, penting sekali untuk memulai proses berbicara mengenai seks pada mereka sekarang, sebelum drama kehidupan seks mereka berubah menjadi sebuah krisis. Meski berat melakukannya, penting sekali bagi Anda untuk mengambil resiko dan mulai bicara mengenai seks pada anak Anda sebelum mereka meraih gelas sarjana dalam bidang seks dari 'universitas kehidupan'- lengkap dengan sedikit pengalaman pribadi dalam ujian praktik!
Jangan biarkan seks menjadi 'wilayah terlarang' dalam pendidikan anak Anda, yaitu satu bagian dari kehidupan mereka yang tidak siap Anda selami, tempat Anda gagal memberi mereka bantuan dan bimbingan yang sangat mereka perlukan.
Tanya Jawab Kesehatan Reproduksi Remaja
I. BEBERAPA DEFINISI
Apa definisi remaja?
Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.Batasan usia remaja berbeda-beda sesuai dengan sosial budaya setempat.Menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) batasan usia remaja adalah 12 sampai 24 tahun.Sedangkan dari segi program pelayanan, definisi remaja yang digunakan oleh Departemen Kesehatan adalah mereka yang berusia 10 sampai 19 tahun dan belum kawin.Sementara itu, menurut BKKBN (Direktorat Remaja dan Perlindungan Hak Reproduksi) batasan usia remaja adalah 10 sampai 21 tahun.
Apa definisi reproduksi?
Istilah reproduksi berasal dari kata re yang artinya kembali dan kata produksi yang artinya membuat atau menghasilkan.Jadi istilah reproduksi mempunyai arti suatu proses kehidupan manusia dalam menghasilkan keturunan demi kelestarian hidupnya.Sedangkan yang disebut organ reproduksi adalah alat tubuh yang berfungsi untuk reproduksi manusia.
Apa arti kesehatan reproduksi remaja?
Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja.Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.
II. PERLUNYA PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
Mengapa remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi?
Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi agar memiliki informasi yang benarmengenai proses reproduksi serta berbagai faktor yang ada disekitarnya.Dengan informasi yang benar, diharapkan remaja memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi.
Siapa saja yang perlu diberitahu perihal informasi kesehatan reproduksi?
Proses reproduksi merupakan proses melanjutkan keturunan yang menjadi tanggung jawab bersama laki-laki maupun perempuan.Karena itu baik laki-laki maupun perempuan harus tahu dan mengerti mengenai berbagai aspek kesehatan reproduksi.Kesalahan dimana persoalan reproduksi lebih banyak menjadi tanggung jawab perempuan tidak boleh terjadi lagi.
Pengetahuan dasar kesehatan reproduksi apa yang perlu diberikan kepada remaja agar mereka mempunyai kesehatan reproduksi yang baik?
* Tumbuh kembang remaja: perubahan fisik/psikis pada remaja, masa subur, anemi dan kesehatan reproduksi * Kehamilan dan melahirkan: usia ideal untuk hamil, bahaya hamil pada usia muda, berbagai aspek kehamilan tak diinginkan (KTD) dan abortus
* Pendidikan seks bagi remaja: pengertian seks, perilaku seksual, akibat pendidikan seks dan keragaman seks
* Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS
* Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya
* Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi
* Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual
* Kemampuan berkomunikasi: memperkuat kepercayaan diri dan bagaimana bersifat asertif
* Hak-hak reproduksi dan jender
Apa perbedaan pendidikan kesehatan reproduksi dan pendidikan seks?
Pendidikan seks merupakan bagian dari pendidikan kesehatan reproduksi sehingga lingkup pendidikan kesehatan reproduksi lebih luasPendidikan kesehatan reproduksi mencakup seluruh proses yang berkaitan dengan sistem reproduksi dan aspek- aspek yang mempengaruhinya, mulai dari aspek tumbuh kembang hingga hak-hak reproduksi.Sedangkan pendidikan seks lebih difokuskan kepada hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan seks.
III. TUMBUH KEMBANG REMAJA
Perubahan apa saja yang dialami remaja?
Perubahan tersebut meliputi Perubahan fisik baik yang bisa dilihat dari luar maupun yang tidak kelihatan. Remaja juga mengalami perubahan emosional yang kemudian tercermin dalam sikap dan tingkah laku. Perkembangan kepribadian pada masa ini dipengaruhi tidak saja oleh orangtua dan lingkungan keluarga, tetapi juga lingkungan
Perubahan fisik apa saja yang dialami remaja?
Tubuh mengalami perubahan dari waktu ke waktu sejak lahir. Perubahan yang cukup menyolok terjadi ketika remaja baik perempuan dan laki-laki memasuki usia antara 9 sampai 15 tahun, pada saat itu mereka tidak hanya tubuh menjadi lebih tinggi dan lebih besar saja, tetapi terjadi juga perubahan-perubahan di dalam tubuh yang memungkinkan untuk bereproduksi atau berketurunan. Perubahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa atau sering dikenal dengan istilah masa pubertas ditandai dengan datangnya menstruasi (pada perempuan) atau mimpi basah (pada laki-laki). Datangnya menstruasi dan mimpi basah pertama tidak sama pada setiap orang. Banyak faktor yang menyebabkan perbedaan tersebut. Salah satunya adalah karena gizi.Saat ini ada seorang anak perempuan yang mendapatkan menstrusi pertama ( menarche) di usia 8-9 tahun. Namun pada umumnya adalah sekitar 12 tahun.
Perubahan emosional/psikologis yang terjadi?
Pada remaja juga terjadi perubahan-perubahan emosi, pikiran, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab yang dihadapi. Pada masa ini remaja akan mulai tertarik pada lawan jenis. Remaja perempuan akan berusaha untuk kelihatan atraktif dan remaja laki-laki ingin terlihat sifat kelaki-lakiannya. Beberapa perubahan mental lain yang juga terjadi adalah berkurangnya kepercayaan diri (malu, sedih, khawatir dan bingung). Remaja juga merasa canggung terhadap lawan jenis. Remaja akan lebih senang pergi bersama-sama dengan temannya daripada tinggal di rumah dan cenderung tidak menurut pada orang tua, cari perhatian dan bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu. Hal ini akan membuat mereka lebih mudah terpengaruh oleh temannya. Remaja perempuan, sebelum menstrusai akan menjadi sangat sensitif, emosional, dan khawatir tanpa alasan yang jelas.
Mengapa perubahan di atas perlu diketahui oleh remaja?
Remaja perlu mengetahui perubahan di atas agar mereka mampu mengendalikan perilakunya. Remaja harus mengerti bahwa begitu dia mendapatkan menstruasi atau mimpi basah maka secara fisik dia telah siap dihamili atau menghamili. Bisa hamil atau tidaknya remaja putri bila melakukan hubungan seksual tidak tergantung pada berapa kali dia melakukan hubungan seksual tetapi tergantung pada kapan dia melakukan hubungan seksual (dikaitkan dengan siklus kesuburan) dan apakah sistem reproduksinya berfungsi dengan baik (tidak mandul). Banyak remaja yang tidak mengetahui akan hal ini, sehingga mereka menyangka bahwa untuk hamil orang harus terlebih dahulu melakukan hubungan seksual berkali-kali.
Kapan masa subur terjadi?
Masa subur adalah masa dimana terjadinya pelepasan sel telur pada perempuan. Titik puncak kesuburan terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya. Tetapi tanggal menstruasi berikutnya sering kali tidak pasti pada remaja.Biasanya diambil perkiraan masa subur 3-5 hari sebelum dan sesudah hari ke 14 tersebut. Pada masa remaja pencegahan kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual pada masa subur (sisten kalender), tidak dapat diandalkan.Ini disebabkab siklus mentruasi pada remaja perempuan biasanya tidak teratur.Secara lebih mendetail, siklus kesuburan seorang perempuan dapat dipelajari pada gambar terlampir
Anemia dan kesehatan reproduksi
Anemia (kurang darah: Hb <12 gr %) sangat terkait erat dengan masalah kesehatan reproduksi (terutama pada perempuan). Jika perempuan mengalami anemia maka akan menjadi sangat berbahaya pada waktu dia hamil dan melahirkan. Perempuan yang menderita anemia berpotensi melahirkan bayi dengan berat badan rendah (kurang dari 2.5 kg). Di samping itu, anemia dapat mengakibatkan kematian baik ibu maupun bayi pada waktu proses persalinan. Karena itu untuk memastikan agar remaja tidak mengidap anemia maka perlu dianjurkan untuk memeriksakan diri pada petugas medis. Jika ternyata remaja mengidap anemia maka perlu dianjurkan untuk makan- makanan yang bergizi atau mengkonsumsi pil besi sesuai dengan anjuran.
IV. KEHAMILAN DAN MELAHIRKAN
Kapan usia ideal untuk hamil dan melahirkan ?
Menurut BKKBN usia untuk hamil dan melahirkan adalah 20 sampai 30 tahun, lebih atau kurang dari usia tersebut adalah berisiko. Kesiapan seorang perempuan untuk hamil dan melahirkan atau mempunyai anak ditentukan oleh kesiapan dalam tiga hal, yaitu kesiapan fisik, kesiapan mental/ emosi/psikologis dan kesiapan sosial/ekonomi. Secara umum, seorang perempuan dikatakan siap secara fisik jika telah menyelesaikan pertumbuhan tubuhnya (ketika tubuhnya berhenti tumbuh), yaitu sekitar usia 20 tahun. Sehingga usia 20 tahun bisa dijadikan pedoman kesiapan fisik.
Apa yang terjadi jika remaja menikah/hamil pada usia sangat muda (di bawah 20 tahun)?
Remaja dimungkinkan untuk menikah pada usia dibawah 20 tahun sesuai dengan Undang-undang Perkawinan No. I tahun 1979 bahwa usia minimal menikah bagi perempuan adalah 16 tahun dan bagi laki- laki 18 tahun. Tetapi perlu diingat beberapa hal sebagai berikut:
* Ibu muda pada waktu hamil kurang memperhatikan kehamilannya termasuk kontrol kehamilan. Ini berdampak pada meningkatnya berbagai resiko kehamilan.
* Ibu muda pada waktu hamil sering mengalami ketidakteraturan tekanan darah yang dpat berdampak pada keracunan kehamilan serta kekejangan yang berkibat pada kematian yang menyebabkan tingginya angka kematian ibu. * Penelitian juga memperlihatkan bahwa kehamilan usia muda (dibawah 20 tahun) sering kali berkaitan dengan munculnya kanker rahim. Ini erat kaitanya dengan belum sempurnanya perkembangan dinding rahim.
Apa yang perlu diketahu remaja tentang kehamilan yang tidak diinginkan?
Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) adalah suatu kehamilan yang karena suatu sebab maka keberadaanya tidak diinginkan oleh salah satu atau kedua calon orang tua bayi tersebut. KTD disebabkan oleh faktor:
* Karena kurangnya pengetahuan yang lengkap dan benar mengenai proses terjadinya kehamilan dan metode-metode pencegahan kehamilan
* Akibat terjadinya tindak perkosaan
* Kegagalan alat kontrasepsi
Kerugian KTD dan bahaya pada remaja?
Beberapa kerugian KTD pada remaja:
* Remaja atau calon ibu merasa tidak ingin dan tidak siap untuk hamil maka ia bisa saja tidak mengurus dengan baik kehamilannya
* Sulit mengharapkan adanya perasaan kasih sayang yang tulus dan kuat dari ibu yang megalami KTD terhadap bayi yang dilahirkanya nanti. masa depan anak mungkin saja terlantar
* Mengakhiri kehamilannya atau sering disebut dengan aborsi. Di Indonesia aborsi dikategorikan sebagai tindakan ilegal atau melawan hukum. Karena tindakan aborsi adalah ilegal maka sering dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan tidak aman. Aborsi tidak aman berkontribusi kepada kematian dan kesakitan ibu.
Apakah yang disebut abortus?
Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup di luar kandungan, dimana beratnya masih di bawah 500 gram atau sebelum usia kehamilan 20 minggu. Abortus dibagi menjadi dua, yaitu abortus spontan dan abortus buatan. Abortus spontan adalah abortus yang terjadi secara alamiah tanpa adanya upaya-upaya dari luar untuk mengakhiri kehamilan tersebut. Terminologi yang paling sering digunakan untuk abortus spontan adalah keguguran. Sedangkan abotus buatan adalah abortus yang yang terjadi akibat adanya upaya- upaya tertentu untuk mengakhiri proses kehamilan. Istilah yang sering digunakan adalah aborsi, pengguguran, atau abortus provolatus.
Apakah dampak dari melakukan aborsi?
Aborsi sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan perempuan terutama jika dilakukan secara sembarangan yaitu oleh meraka yang tidak terlatih. Perdarahan yang terus-menerus serta infeksi yang terjadi setelah tindakan aborsi merupakan sebab utama kematian perempuan yang melakukan aborsi. Di samping itu aborsi juga berdampak pada kondisi psikologis. Perasaan sedih karena kehilangan bayi, beban batin akibat timbulnya perasaan bersalah dan penyesalan yang dapat mengakibatkan depresi. Oleh karena itu konseling mutlak diperlukan kepada pasangan sebelum mereka memutuskan untuk melakukan tindakan aborsi. Tindakan aborsi harus diyakinkan sebagai tindakan terakhir jika altenatif lain sudah tidak dapat diambil.
V. PENDIDIKAN SEKS BAGI REMAJA
Apakah arti seks?
Seks berarti jenis kelamin, yaitu suatu sifat atau ciri yang membedakan laki-laki dan perempuan.
Apakah arti seksual?
Seksual berarti yang ada hubungannnya dengan seks atau yang muncul dari seks, misalnya pelecehan seksual yaitu menunjuk kepada jenis kelamin yang dilecehkan.
apakah arti perilaku seksual?
Perilaku seksual adalah segala bentuk perilaku yang muncul berkaitan dengan dorongan seksual.
Apakah arti hubungan seksual?
Hubungan seks mempunyai arti hubungan kelamin sebagai salah satu bentuk kegiatan penyaluran dorongan seksual
Bagaimana jika remaja diberi pendidikan seks?
Pada umumnya orang menganggap bahwa pendidikan seks hanya berisi tentang pemberian informasi alat kelamin dan berbagai macam posisi dalam berhubungan kelamin. Hal ini tentunya akan membuat para orangtua merasa khawatir. Untuk itu perlu diluruskan kembali pengertian tentang pendidikan seks. pendidikan seks berusaha menempatkan seks pada perspektif yang tepat dan mengubah anggapan negatif tentang seks. Dengan pendidikan seks kita dapat memberitahu remaja bahwa seks adalah sesuatu yang alamiah dan wajar terjadi pada semua orang, selain itu remaja juga dapat diberitahu mengenai berbagai perilaku seksual berisiko sehingga mereka dapat menghindarinya.
Apakah dengan mendapatkan pendidikan seks remaja menjadi ingin mencoba?
Sebetulnya sampai saat ini tidak ada bukti bahwa pendidikan seks justru akan menyebabkan remaja ingin mencoba. Berbagai studi justru menunjukan bahwa remaja yang mendapatkan informasi yang benar tentang kehidupan seksualitas akan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap kehidupan mereka. Bagi remaja yang belum aktif seksual, pendidikan seks justru akan menunda umur pertama kali melakukan hubungan seks. Remaja yang sejak awal mengetahui bahwa melakukan hubungan seksual dengan sembarang orang akan memiliki resiko yang tinggi terkena penyakit kelamin, cenderung akan menghidari tingkah laku tersebut.
Apakah yang dimaksud orientasi seksual?
Orientasi seksual adalah dengan jenis kelamin dimana seseorang lebih tertarik secara seksual. Secara ekstrem orientasi seksual dikategorikan menjadi dua yaitu heteroseks (orang yang secara seksual tertarik dengan lawan jenis) dan homoseks (orang yang secara seksual lebih tertarik dengan orang lain yang sejenis kelamin). Diantara kedua kutub orientasi seksual tersebut, masih ada perilaku-perilaku seksual yang sulit dimasukkan dalam satu kategori tertentu karena banyak sekali keragaman di dalamnya.
Apa yang dimaksud dengan homoseksualitas?
secara seksual dan aktivitas seksual pada jenis kelamin yang sama. Laki-laki yang tertarik kepada laki-laki disebut "gay"., sedangkan perempuan yang tertarik pada perempuan disebut "lesbian".
Bagaimana terjadinya homoseksualitas?
Terjadinya homoseksualitas masih diperdebatkan. Ada yang mengatakan bahwa hal ini terjadi sejak lahir (dipengaruhi oleh gen) dan ada pula yang mengatakan didapatkan dari pengaruh lingkungan.
Bagaimana sebaiknya kita bersikap terhadap kaum homoseksual?
Homoseksual dikatakan normal apabila bisa diterima di suatu budaya tertentu dan dikatakan tidak normal apabila tidak diterima di budaya yang lain, tetapi dalam bersikap kita sebaiknya tetap menghargai manusia tanpa membedakan orientasi seksualnya.
VI. PMS DAN HIV/AIDS
Apa yang dimaksud dengan Penyakit Menular Seksual (PMS) ?
PMS adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang kepada orang lain melalui hubungan seksual. Seseorang berisiko tinggi terkena PMS bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati dengan benar, penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian.
Apa saja tanda dan gejala PMS?
Karena bentuk dan letak alat kelamin laki-laki berada di luar tubuh, gejala PMS lebih mudah dikenali, dilihat dan dirasakan. Tanda-tanda PMS pada laki-laki antara lain:
* berupa bintil-bintil berisi cairan,
* lecet atau borok pada penis/alat kelamin,
* luka tidak sakit;
* keras dan berwarna merah pada alat kelamin,
* adanya kutil atau tumbuh daging seperti jengger ayam,
* rasa gatal yang hebat sepanjang alat kelamin,
* rasa sakit yang hebat pada saat kencing,
* kencing nanah atau darah yang berbau busuk,
* bengkak panas dan nyeri pada pangkal paha yang kemudian berubah menjadi borok.
Pada perempuan sebagian besar tanpa gejala sehingga sering kali tidak disadari. Jika ada gejala, biasanya berupa antara lain:
* rasa sakit atau nyeri pada saat kencing atau berhubungan seksual,
* rasa nyeri pada perut bagian bawah,
* pengeluaran lendir pada vagina/alat kelamin,
* keputihan berwarna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan pada alat kelamin atau sekitarnya,
* keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk, dan gatal,
* timbul bercak-bercak darah setelah berhubungan seksual,
* bintil-bintil berisi cairan,
* lecet atau borok pada alat kelamin.
Bagaimana remaja bisa terhindar dari PMS?
Bagi remaja yang belum menikah, cara yang paling ampuh adalah tidak melakukan hubungan seksual, saling setia bagi pasangan yang sudah menikah, hindari hubungan seksual yang tidak aman atau beresiko, selalu menggunakan kondom untuk mencegah penularan PMS, selalu menjaga kebersihan alat kelamin.
Apa saja jenis PMS?
Ada banyak macam penyakit yang bisa digolongkan sebagai PMS. Di Indonesia yang banyak ditemukan saat ini adalah gonore (GO), sifilis (raja singa), herpes kelamin, klamidia, trikomoniasis, kandidiasis vagina, kutil kelamin.
Apakah PMS dapat diobati?
Kebanyakan PMS dapat diobati, namun ada beberapa yang tidak bisa diobati secara tuntas seperti HIV/AIDS dan herpes kelamin. Jika kita terkena PMS, satu-stunya cara adalah berobat ke dokter atau tenaga kesehatan., jangan mengobati diri sendiri. Selain itu, pasangan kita juga harus diobati agar tidak saling menularkan kembali penyakit tersebut.
Mitos-mitos seputar PMS
Perlu diketahui bahwa PMS tidak dapat dicegah hanya dengan memilih pasangan yang kelihatan bersih penampilannya, mencuci alat kelamin setelah berhubungan seksual, minum jamu-jamuan, minum antibiotik sebelum dan sesudah berhubungan seks.
Apakah HIV/AIDS itu?
AIDS singkatan dari Aquired Immuno Deficiency Syndrome. Penyakit ini adalah kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya system kekebalan tubuh. Penyebabnya adalah virus HIV. HIV sendiri adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus.
Apakah HIV/AIDS termasuk PMS?
Ya, karena salah satu cara penularannya adalah melalui hubungan seksual. Selain itu HIV dapat menular melalui pemakaian jarum suntik bekas orang yang terinfeksi virus HIV, menerim tranfusi darah yang tercemar HIV atau dari ibu hamil yang terinfeksi virus HIV kepada bayi yang dikandungannya. Di Indonesia penularan HIV/AIDS paling banyak melalui hubungan seksual yang tidak aman serta jarum suntik (bagi pecandu narkoba).
Tanda-tanda dan gejala HIV/AIDS
Sesudah terjadi infeksi virus HIV, awalnya tidak memperlihatkan gejala-gejala khusus. Beru beberapa minggu sesudah itu orang yang terinfeksi sering menderita penyakit ringan sehari-hari seperti flu atau diare. Pada periode 3-4 tahun kemudian penderita tidak memperlihatkan gejala khas atau disebut sebagai periode tanpa gejala, pada saat ini penderita merasa sehat dan dari luar juga tampak sehat. Sesudahnya, tahun ke 5 atau 6 mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan dimulut, dan terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening dan pada akhirnya bisa terjadi berbagai macam penyakit infeksi, kanker dan bahkan kematian.
Bagaimana bisa terhindar dari HIV/AIDS?
Lebih aman berhubungan seks dengan pasangan tetap (tidak berganti-ganti pasangan seksual). Hindari hubungan seks di luar nikah. Menggunakan kondom jika melakukan hubungan seksual berisiko tinggi seperti dengan pekerja seks komersial; sedapat mungkin menghindari tranfusi darah yang tidak jelas asalnya; menggunakan alat-alat medis dan non media yang terjamin streril.
Dapatkah HIV/AIDS diobati?
Sampai sekarang, belum ditemukan cara pengobatan yang tuntas, saat ini yang ada hanyalah menolong penderita untuk mempertahankan tingkat kesehatan tubuhnya.
Bagaimana mendeteksi HIV/AIDS?
Dengan melakukan tes-tes darah sesuai tahapan perkembangan penyakitnya. Untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap virus HIV, yang menunjukkan adanya virus HIV dalam tubuh, dilakukan tes darah dengan cara Elisa sebanyak 2 kali. Kemudian bila hasilnya positif, dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan cara Western Blot atau Immunofluoresensi.
Mitos yang salah seputar HIV/AIDS?
Beberapa mitos yang salah yang sering terjadi di masyarakat adalah bahwa berhubungan sosial dengan penderita HIV/AIDS akan membuat kita tertular, seperti bersalaman, menggunakan WC yang sama, tinggal serumah, atau menggunakan sprei yang sama dengan penderita HIV/AIDS.
Apakah penderita HIV/AIDS perlu dikucilkan?
Sebaiknya penderita jangan dikucilkan. Kita perlu tetap memperlakukannya sebagai teman dan tidak merubah sikap karena penyakitnya. Memberi mereka dorongan semangat dan juga memperhatikan keterbatasan keadaan fisiknya dalam bergaul.
VII. PELECEHAN DAN KEKERASAN SEKSUAL
Apakah yang disebut pelecehan seksual?
Pelecehan seksual adalah setiap bentuk perilaku yang memiliki muatan seksual yang dilakukan seseorang atau sejumlah orang namun tidak disukai dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran sehingga menimbulkan akibat negatif, seperti: rasa malu, tersinggung, terhina, marah, kehilangan harga diri, kehilangan kesucian dan sebagainya, pada diri orang yang menjadi korban.
Apa contoh pelecehan seksual?
Banyak sekali, mulai dari siulan nakal seorang pria terhadap perempuan yang dikenal atau yang tidak dikenalnya, lelucon-lelucon cabul, perilaku meraba-raba tubuh korban dengan tujuan seksual, pemaksaan dengan ancaman kekerasan atau ancaman lainnya agar korban bersedia melakukan hubungan seksual, dan sebagainya. Perkosaan adalah pelecehan paling ekstrem.
Apakah perkosaan hanya dilakukan oleh orang yang dikenal sebagai penjahat?
Tidak. Dalam banyak kasus perkosaan dilakukan oleh orang yang sudah dikenal korban. Misalnya: teman dekat, kekasih, saudara, ayah (tiri maupun kandung), guru, pemuka agama, atasan dan sebagainya. Dalam banyak kasus lainya, perkosaan dilakukan oleh orang-orang yang baru dikenal dan semula nampak sebagai orang baik-baik yang menawarkan bantuan misalnya, mengantarkan korban ke suatu tempat.
Bagaimana mencegah terjadinya pelecehan?
Pada dasarnya, setiap orang harus menunjukan bahwa dia tak bersedia dilecehkan. Kamu sepantasnya tidak memberikan peluang pada pihak manapun untuk melecehkan dirimu. Sebagai contoh, kamu harus menunjukkan sikap tegas pada saat orang lain melakukan tindakan tanda-tanda kearah pelecehan, seperti meminta untuk membuka pakaian atau meraba-raba. Bahkan sejak kecil, anak-anak sebaiknya diajarkan untuk tidak membiarkan orang lain selain orang tuanya melihat-lihat atau memegang-megang tubuhnya.
Apa yang harus dilakukan jika melihat ada pelecehan terjadi pada orang lain?
Kita harus turut menunjukan penolakan, ketidaksukaan atau bahkan ancaman terhadap pelaku pelecehan, serta mengajak pihak lain bersama mengecam pelecehan. Pelaku pelecehan umumnya akan berhenti melecehkan bila merasa bahwa banyak orang mengetahui tindakannya dan mengecamnya.
Apa yang harus dilakukan bila terjadi perkosaan?
Segera lapor ke polisi. Di kepolisian korban akan diantar ke dokter untuk mendapatkan visum et repertum. Apabila korban takut pergi ke kantor polisi, ajaklah teman atau saudara untuk menemani. Kalau terpaksa, koban bisa datang ke rumah sakit terlebih dahulu agar dokter bisa memberikan surat keterangan, dan meminta dokter menghubungi polisi.
Saran sederhana menjaga diri dari perkosaan?
Menunjukan sikap tegas terhadap segala bentuk perilaku yang mencurigakan, selalu bersikap waspada, hindari berjalan di tempat gelap dan sunyi, berpakaian sewajarnya, sediakan selalu senjata di dalam tas, seperti misalnya korek api, deodorant semprot, dan sebagainya; jika pergi ke suatu tempat asing, bawa alamat lengkap, denah dan jalur kendaraan sehingga tidak terlihat bingung. Bertanya pada tempat-tempat resmi, seperti kantor polisi, jangan mudah menerima ajakan untuk bepergian atau menginap di tempat yang belum dikenal, jangan mudah menumpang kendaraan orang yang belum di kenal, berhati-hati jika diberi minum orang, pastikan selalu jendela, pintu kamar, rumah, mobil sudah terkunci. Belajar beladiri praktis untuk mempertahankan diri ketika diserang.
VIII. NARKOBA DAN MIRAS
Apa hubungan narkoba dan miras dengan kesehatan repoduksi?
Secara langsung, pecandu narkoba (khususnya mereka yang mempergunakan jarum suntik) dapat menjadi saran penularan HIV/ AIDS. Secara tidak langsung narkoba dan miras biasanya terkait erat dengan pergaulan seks bebas. Di samping itu kecanduan obat terlarang pada orang tua akan mengakibatkan bayi lahir dengan ketergantungan obat sehingga harus mengalami perawatan intensif yang mahal. Kebiasaan menggunakan narkoba/miras dapat menurun pada sifat-sifat anak yang dilahirkan, yaitu menjadi peminum dan pecandu, atau mengalami gangguan mental/cacat. Perempuan "pemakai" mempunyai sikap hidup malas dan kekurangan gizi sehingga mengakibatkan bayi dalam kandungan gugur, berat lahir rendah atau cacat.
Bagaimana menghindarkan diri dari jerat narkoba dan miras
Jangan pernah berpikir untuk mencoba. Tindakan mencoba merupakan langkah awal untuk terjerumus. Dekatkan diri dengan Tuhan. Jadikan keluarga sebagai tempat perlindungan jika menghadapi suatu masalah. Carilah sahabat yang baik. Bergabunglah dengan kelompok yang memiliki tujuan yang positif. Jauhi kelompok yang tidak memiliki tujuan yang jelas.
Apa yang perlu dilakukan jika mengetahui ada orang yang kecanduan disekitarnya?
Ingatlah bahwa masalah narkoba dan miras adalah masalah kita bersama. Semua orang dapat mengalaminya. Karena itu janganlah mengucilkan atau menjauhi mereka yang terkena nakoba dan miras. Sebaliknya rangkulah mereka dan bantulah mereka keluar dari permasalahan tersebut. Dukunglah dan bantulah keluarga korban untuk bersama-sama menolong korban. Jika mengalami banyak hambatan dalam membantu keluarga korban, rujuklah penanganan korban melalui keluarganya kepada pihak yang memiliki kemampuan untuk itu.
IX. MATERI YANG MENONJOLKAN SEKS DI MEDIA
Apa yang disebut sebagai MMSM?
MMSM adalah materi seks di media yang secara sengaja ditujukan untuk membangkitkan hasrat seksual. MMSM sama dengan pornografi. Namun orang seringkali menganggap pornografi terbatas hanya pada materi yang menggambarkan hubungan seks yang tidak normal. Sedangkan MMSM merujuk pada segenap bentuk materi yang terkait dengan seks dan bertujuan merangsang birahi penonton atau pembacanya. Dalam hal ini, pornografi adala adalah salah satu bentuk MMSM.
Apa yang diakibatkan oleh MMSM?
MMSM bertujuan merangsang hasrat seksual pembaca atau penonton. Karena itu efek yang dirasakan orang yang menyaksikan atau membaca MMSM adalah terbangkitnya dorongan seksual. Bila seseorang mengkonsumsi MMSM sesekali dampaknya tidak akan terlalu besar. Yang menjadi masalah adalah bila orang terdorong untuk terus menerus mengkonsumsi MMSM, yang mengakibatkan dorongan untuk menyalurkan hasrat seksualnya pun menjadi besar. Dalam hal ini, yang perlu diperhatikan adalah dampak MMSM pada kalangan remaja.
Mengapa dampak MMSM pada remaja perlu secara khusus diperhatikan?
Bila remaja terus-menerus mengkonsumsi MMSM, sangat mungkin ia akan terdorong untuk melakukan hubungan seks pada usia terlalu dini, di luar ikatan perkawinan. Apalagi MMSM pada umumnya tidak mengajarkan corak hubungan seks yang bertanggung jawab, sehingga potensial mendorong perilaku seks yang menghasilkan kehamilan remaja, kehamilan diluar nikah atau penyebaran penyakit yang menular melalui hubungan seks, seperti PMS/HIV/AIDS. Penelitian menunjukan pada konsumen MMSM dan pornografi cenderung mengalami efek kecanduan, dalam arti, sekali menyukai MMSM, seseorang akan merasakan kebutuhan untuk terus mencari dan memperoleh MMSM.
Apakah normal bila remaja menyukai MMSM?
Sangat wajar. Setiap manusia memiliki naluri seks dan karena itu wajar jika mereka merasa senang dengan materi seks. Namun demikian, bila remaja sering mengkonsumsi MMSM, dorongan untuk menyalurkan hasrat seksualnya menjadi tinggi. Karena itu, seperti sudah dikatakan, mengkonsumsi MMSM sejak remaja potensial mendorong tumbuhnya perilaku seks di luar pernikahan yang tidak bertanggung jawab.
MMSM merendahkan martabat perempuan?
Umumnya MMSM memang menonjolkan perempuan sebagai objek seks. Dalam hal ini, MMSM memperkuat cara pandang masyarakat bahwa perempuan pada dasarnya makhluk rendah yang berfungsi sebagai pemuas nafsu seks pria. Lebih dari itu, banyak media yang menggambarkan adegan perkosaan terhadap perempuan sebagai peristiwa yang penuh kenikmatan. Karena itu, MMSM cenderung menempatkan perempuan dalam posisi rendah.
X. PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI DAN PENGENDALIAN DIRI
Mengapa orang banyak terlibat dalam hal-hal negatif?
Orang sering terlibat dalam hal-hal negatif karena mereka memiliki banyak persoalan dan tidak mengetahui cara pemecahannya. Karena itu mereka mencoba melupakan persoalannya tersebut dengan menjadi pecandu atau bergaul dengan kelompok yang tidak benar. Seluruh persoalan akan dapat di selesaikan dengen baik jika terjalin komunikasi yang baik antar pihak yang membutuhkan bantuan dan pihak yang membantu.
Mengapa sulit berkomunikasi dengan remaja?
Orang dewasa atau orang tua sering mengeluh bahwa mereka tidak mengerti kemauan para remaja. Sebaliknya remaja mengeluh bahwa orang di sekitar tidak mau dan tidak bisa mengerti 'dunia' mereka. Sikap orang dewasa atau orang tua yang tidak mengerti dunia remaja karena mereka memandang dari sudut pandang dan pengalaman yang selama ini mereka miliki. Memahami perasaan orang lain (emphatic) merupakan inti sukses berkmunikasi dengan remaja.
Bagaimana remaja dapat berkomunikasi dengan lawan jenisnya/ temannya dengan baik?
Kadang-kadang remaja perempuan tidak tahu bagaimana mengatakan "tidak" kepada pacarnya jika dia diajak melakukan sesuatu. Remaja perlu dibekali dengan cara berkomunuikasi yang baik. Model komunikasi ada 3 yaitu pasif (menerima apa yang diutarakan lawan bicara, agresif (memaksa orang lain mengikuti pendapatnya) dan asertif (menyampaikan dengan jelas keinginannya pada lawan bicara. Remaja seharusnya berkomunikasi secara asertif terhadap lawan jenisnya/pacarnya.
Bagaimana cara berkomunikasi secara asertif?
Remaja perlu diajari bagaimana berkomunikasi secara asertif. Berikanlah petunjuk berikut kepada remaja:
* Pikirkan dahulu apa yang akan kamu bicarakan (dengarkan sendiri dahulu apa-apa yang akan kamu utarakan), kira-kira akan menyakitkan dia atau tidak * Lihat-lihat situasi, apakah dia lagi bahagia, sedih atau marah. pilih pas moodnya sedang baik.
* Kemudian (kalau perlu) doa dulu, tarik napas dan sampaikan pendapatmu dengan kepala dingin (jangan emosi)
* Sampaikan dengan jelas pendapatmu (jangan muter-muter)
* Kalau bisa melucu, pakailah daya lucumu
* Kalau dia mengemukakan pendapatnya, dengarkan dulu, jangan potong pembicaraannya, jangan tidak diacuhin.
* Buatlah dia menerima bahwa tidak semua keinginannya bisa kamu penuhi.
* Kalau dia tetep ngotot, berikan alasan yang masuk akal, upayakan hal ini berkali-kali
* Kalau semua daya upaya kamu sudah mentok, cobalah mengalihkan perhatian, misalnya dengan
* mengatakan "wah capek nih, gue mau minum, kamu mau minum apa?"
* Jika tetap tidak dicapai titik temu, mungkin kamu perlu mengkaji ulang hubunganmu dengan dia, mau terus atau putus… dipikir- pikir lagi.
Beberapa tips yang dapat membantu remaja melewati masa remajanya dengan baik
Sampaikan kepada remaja untuk berbagi rasa dengan orang tua atau orang yang dituakan di rumah, mencari seorang sahabat, meningkatkan kepercayaan diri dan berani mengatakan tidak untuk hal-hal yang buruk. Sarankan remaja untuk bergaul dalam kelompok atau membentuk kelompok dengan aktivitas positif dan menjauhi kelompok dengan tujuan negatif. Remaja juga perlu disarankan untuk menjaga kesehatan fisik sedini mungkin dan secara terus-menerus.
XI. PENGERTIAN TENTANG JENDER
Apa arti dari jender?
Jender berasal dari bahasa Latin, yaitu "genus", berarti tipe atau jenis. Jender adalah sifat dan perilaku yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan yang dibentuk secara sosial maupun budaya. Karena dibentuk oleh sosial dan budaya setempat, maka jender tidak berlaku selamanya tergantung kepada waktu (tren) dan tempatnya. Jender juga sangat tergantung kepada tempat atau wilayah, misalnya kalau di sebuah desa perempuan memakai celana dianggap tidak pantas, maka di tempat lain bahkan sudah jarang menemukan perempuan memakai rok. Karena bentukan pula, maka jender bisa dipertukarkan. Misalnya kalau dulu pekerjaan memasak selalu dikaitkan dengan perempuan, maka sekarang ini sudah mulai banyak laki-laki yang malu karena tidak bisa mengurusi dapur atau susah karena harus tergantung kepada perempuan untuk tidak kelaparan.
Apa perbedaan seks dan jender?
Jender ditentukan oleh sosial dan budaya setempat sedangkan seks adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan oleh Tuhan. Misalnya laki-laki mempunyai penis dan bisa memproduksi sperma, sementara perempuan mengalami menstruasi, bisa mengandung dan melahirkan serta menyusui.
Bagaimana bentuk hubungan jender ?
Hubungan jender ialah hubungan sosial antara laki-laki dengan perempuan yang bersifat saling membantu atau sebaliknya, serta memiliki banyak perbedaan dan ketidaksetaraan. Hubungan jender berbeda dari waktu ke waktu, dan antara masyarakat satu dengan masyarakat lain, akibat perbedan suku, agama, status sosial maupun nilai (tradisi dan norma yang dianut).
Apakah ketidakadilan jender itu?
Ketidakadilan jender merupakan bentuk perbedaan perlakuan berdasarkan alasan jender, seperti pembatasan peran, penyingkiran atau pilih kasih yang mengkibatkan terjadinya pelanggaran atas pengakuan hak asasinya, persamaan antara laki-laki dan perempuan, maupun hak dasar dalam bidang sosial, politik, ekonomi, budaya dan lain-lain.Sebagai contoh dari ketidakadilan jender pada remaja adalah jika terjadi kehamilan pada remaja putri yang masih sekolah maka hanya remaja putri tersebut yang dikeluarkan dari sekolah sementara remaja putra yang menghamili tidak dikeluarkan. Seharusnya jika mungkin, kedua-duanya tetap diberi kesempatan untuk melanjutkan sekolahnya.
XII. MATERI PENDALAMAN (REFERENSI)
Materi-materi lebih lanjut mengenai kesehatan reproduksi remaja bisa dibaca di beberapa terbitan yang telah dikeluarkan oleh BKKBN sebagai berikut
# Pedoman Penyampaian Materi Reproduksi Sehat Remaja Usia 11-21 Tahun untuk Konseling – dengan Sasaran Remaja. Disusun oleh: Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia dan Kantor Menteri Negara Kependudukan/Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, dengan dukungan dana dari United Nations Population Fund (UNFPA). Depok:8 Desember 1997.# Pedoman Konseling Reproduksi Sehat Remaja Usia 11-21 Tahun bagi Fasilitator dengan Sasaran Remaja.Disusun oleh: Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia dan Kantor Menteri Negara Kependudukan/Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, dengan dukungan dana dari United Nations Population Fund (UNFPA). Depok: 1997.





